Bromance

Sampai detik ini, gw nggak ngerti hubungan pertemanan antara cw dengan cw..
Gw nggak ngerti kenapa cw harus ke kamar mandi bareng temen cw nya dan bisa lama ada di dalam sana.
Gw nggak ngerti kenapa cw harus curhat-curhatan sama temen cwnya, bisa nangis berjam-jam dengerin curhatan salah satu dari mereka dan yang lainnya cuma komen “I know.. I know.. Gw tau rasanya….”
Dan, masih banyak hal lain yang gw nggak ngerti dari cw…

Dan gw lebih nggak ngerti lagi intimidasi tatapan orang ketika ngeliat sekumpulan cwo yang hang out bareng, rangkul-rangkulan, saling ngucapin selamat, cipika-cipiki.
Well, gw cuma bisa bilang, cwo nggak akan ngelakuin hal seperti itu kalau nggak sama orang yang bener-bener dia percaya alias hubungannya deket seperti sahabatan atau temen gede bareng..
Persahabatan antara cwo itu lebih eksklusif dan punya kode etik sendiri.
Antara cwo bisa saling ngerti kode atau isyarat yang bisa berupa tatapan, dan lain sebagainya.

Istilah persahabatan antara cwo dengan cwo yang deket banget itu ada sebuatannya. Istilahnya adalah bromance nih, brother and sister…
Istilah bromance itu diperkenalkan pertama kali oleh editor majalah skateboard bernama Dave Carnie pada tahun 1990an untuk menyebutkan atau mengistilahkan hubungan yang terjadi antara para skaters yang banyak menghabiskan waktu bersama. Bromance sendiri merupakan gabungan 2 kata, yaitu : “Brother” atau “Bro” dengan “Romance.”
Kata romance sendiri di sini bukan menunjukan hubungan seperti pacaran -_____-” tapi cuma sebagai istilah hubungan yang deket banget seperti yang terjadi antara cw dengan cw. Dan, merupakan kedekatan yang karena lebih sering hang out bareng.

Jujur aja gw browsing di wikipedia nyari-nyari ttg bromance ini.
Gw berada di lingkungan yang penuh dengan cwo, dan gw ingin menegaskan gw ini 100% normal dan menghargai unisex.

Contoh film yang menyiratkan bromance salah satunya adalah serial malam minggu miko karya Raditya Dika dan I Love You, Man. Masih banyak contoh lainnya seperti terjadi di film TED, hanya saja hubungan persahabatan itu dibuat lebih kompleks dengan menampilkan boneka sebagai lawan dari bromance pemeran utamanya.
Who doesn’t love teddy, anyway?? 😀

Sekitar 330 SM, Aristoteles menuliskan deskripsi ttg hubungan pertemanan yang juga di adopsi menjadi pengertian dari bromance. Dia menuliskan “It is those who desire the good of their friends for the friends’ sake that are most truly friends, because each loves the other for what he is, and not for any incidental quality.”

Bromance itu nggak selalu tentang hubungan sesama jenis yang intim, lho…
Gw perjelas, bahwa bromance itu justru lebih menjelaskan persahabatan antara cwo yg straight, dan nggak juga salah kalau mencangkup hubungan dengan yang homosexual.
Jadi, bromance itu universal…

Lebih lengkapnya mengenai istilah ini, cek laman wikipedia nya:
Bromance Wikipedia

Advertisements

About BrokenInfinity8

There's no 'forever'... The infinite is already broken. View all posts by BrokenInfinity8

2 responses to “Bromance

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: