Friendzone

Gw baru aja baca email dari seseorang yang nggak mau disebut namanya. Dia curhat masalah friendzone.. Hahaha..
Honestly, gw juga termasuk orang yang sering kejebak fenomena itu.. But I don’t give a fuck, saudara-saudara…!
Gw menikmati perjalanan karir gw sebagai jomblo, dan gw bangga dengan status itu.
Jomblo itu pilihan, bukan nasib….!! Hahaha.. 😀

Temen gw ini di email nya bilang begini, “…Gw gk percaya dia ngomong bgtu sm gw. Blm lagi kemarin dia gandeng cwo lain di depan gw. Pdhl sblmnya dia bilang gak mau pacaran dlu. Gw udh bener2 jatuh cinta sama dia, dan dia cuma nganggap gw sebagai temennya…”

~~ A moment of silent for our brother who trapped on a friendzone…

Hmm… menurut gw sih, kalau terjebak dalam situasi ini, gw lebih suka pakai teori, “Cowok sejati boleh mencintai meskipun tak memiliki
yah… itung2 belajar ikhlas.. susah sih pada awalnya, tapi kalau sudah banyak berlatih (mengingat kondisi cw jaman sekarang yang labil nggak mengenal umur), pasti akhirnya bisa juga kok ngerelain seseorang yang kita cintai.. Mungkin pada akhirnya, kalau kita tetep gak bisa ngedapetin orang yang kita mau dan perasaan itu sudah berlalu, kita akan ngerasa kalau perasaan yang dulu itu cuma sekedar kagum atau yang semacam itu…

Tapi, kabar baiknya, seandainya lo terlepas dari situasi friendzone itu, bolehlah lo juga menghargai cewek yang lo sayang itu. Hormati dia selayaknya lo menghormati ibu lo. Karena kalau lo beruntung, suatu saat nanti, dia juga akan jadi ibu dari anak-anak lo.
Jangan jadi cowok brengsek kalau nggak mau di khianatin..
(Sotoy banget gw malam ini)

Well, seperti sebelumnya gw pernah bilang. Cewek itu makhluk yang paling sulit untuk dimengerti. Dan gw nggak akan pernah berusaha mengerti tentang mereka. Biarkan hukum alam berjalan sebagaimana mestinya. Mencintai orang yang mencintai kita.
Saran gw:
Kalau ada cewek yang bilang dia menganggap lo lebih sebagai teman baik atau kakak, atau hal lain semacamnya (istilah) yang digunakan perempuan dalam suatu hubungan, sambut baik kata-katanya itu. Tetap jujur dalam menjalani hubungan lo dengan dia. Cepat atau lambat dia pasti sadar kalau lo itu yang terbaik untuk dia.

Advertisements

About BrokenInfinity8

There's no 'forever'... The infinite is already broken. View all posts by BrokenInfinity8

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: