Atheris squamigera

Atheris squamigera

Jenis ular viper berbisa ini banyak ditemukan di daerah Afrika Barat dan Afrika Tengah (Nigeria, Cameroon, Ghana, Congo, Tanzania, dll). Kebanyakan di hutan hujan, di semak-semak berbunga yang relatif rendah dan tebal.
Tumbuh dengan panjang rata-rata 46-60 cm, dengan panjang maksimum yang terkadang melebihi 78 cm.
Sisiknya sangat indah dengan warnanya yang unik meliputi hijau gelap atau hijau muda, hijau tua, kebiruan, zaitun atau olive coklat gelap. Tapi di penangkaran, warnanya kurang bervariasi dan spesimen berwarna kuning, abu-abu kemerahan atau abu-abu sangat jarang ditemukan.
Jenis makanannya mulai dari jenis kodok, tikus dan hewan-hewan kecil yang bisa dengan mudah ditemukan di habitatnya. (gw sih lebih prefer tikus ya daripada kodok… :p )

Di Indonesia sih masih jarang yang pelihara jenis ular ini. Tapi gw rasa, cara pemeliharaannya kurang lebih sama ya dengan cara pelihara ular berbisa lainnya. Yang penting di kasih makan yang cukup dan kandangnya di bersihin. Haha.. 😀
Padahal di Indonesia banyak hutan hujan. Ckckck..

 

atheris squamigera

 

Ngomong-ngomong masalah ular berbisa, yang paling sering diomongin itu pasti ttg gigitan ular dan bisa nya.
Untuk ular viper jenis ini, bisa nya nggak semenakjubkan warnanya memang, tapi dia tetap masuk keluarga viper yang terkenal mematikan. Sampai saat ini, baru sedikit laporan mengenai gigitan ular ini. 1 laporan komplikasi hematologi yang parah, dan 2 laporan kematian.
Gejala yang paling umum dari semua gigitan ular adalah rasa takut yang luar biasa, panik, dan ketidakstabilan emosional, yang dapat menyebabkan gejala seperti mual dan muntah , diare , vertigo , pingsan , takikardia , dan dingin, kulit lembab dan dingin.
Meskipun di beberapa jenis ular berbisa, gigitannya tidak terasa sakit sampai terjadi pembengkakan dan keluar nanah. Tidak jarang gigitan ular selain menyuntikan bisa ke korban, juga memindahkan mikroba patogen, termasuk Clostridium tetani (penyebab penyakit tetanus).
Gejala awal umum lainnya dari gigitan viper meliputi kelesuan, perdarahan, kelemahan, mual, dan muntah. Bila dibiarkan semakin lama, semakin cepat gejalanya berakibat kematian. Gejala awalnya akan berkembang menjadi hipotensi , takipnea , takikardia yang parah, perdarahan internal yang parah, diubah sensorium , gagal ginjal , dan kegagalan pernafasan.

Penanganan untuk kasus gigitan ular yang universal (kalau tidak tahu apa jenis ular yang mengigit dan cara treatment nya) adalah sebagai berikut:

(Sesuai dengan protokol nasional India tahun 2007)
1. Yakinkan pasien. 70% dari semua gigitan ular berasal dari spesies non-berbisa. Hanya 50% dari gigitan oleh spesies berbisa sebenarnya mengigit pasien.

2. Tangani dalam cara yang sama seperti anggota tubuh patah. Gunakan perban atau kain untuk memegang penahan dan jaga agar tidak menghalangi suplai darah atau terlalu menekan luka. Jangan menerapkan kompresi dalam bentuk ikatan yang ketat, bisa berbahaya!

3. Segera ke rumah Sakit terdekat. Obat tradisional belum tentu memiliki manfaat terbukti dalam mengobati gigitan ular.

4. Beritahu dokter gejala sistemik, seperti apa yang terjadi pada bagian tubuh, yang terjadi dalam perjalanan ke rumah sakit.

Penanganan pada gigitan ular bisa berbeda tergantung jenis ular dan bisanya. Karena penggunaan anti bisa yang berbeda pada jenis bisa yang salah akan berakibat kematian.
Ada baiknya kalau kita pelihara jenis Atheris squamigera ini, kita juga memproduksi anti-bisa nya. Biar sekalian ada pahalanya. 😀
Dan syukur-syukur kalau kita terkena gigitannya, bisa langsung ditangani sendiri… LOL

 

Sumber : Atheris squamigera & Snake Bite

Advertisements

About BrokenInfinity8

There's no 'forever'... The infinite is already broken. View all posts by BrokenInfinity8

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: