Disket dan Internet di tahun 2013

Ok, gw tau ini gila. Gw tau ini sinting.
Tapi, sekarang gw ada di puncak, mau makan malem (belum tau kapan) karena belum kekumpul semua orang2 gilanya.
Dan gilanya lagi, gw dari jam 4 tadi sore, udah minum kira2 9 gelas kopi (dan sekarang ini gelas ke-10) dan masih belum nyentuh nasi.
Karena kepala gw mulai pusing, itu berarti saatnya gw berautis ria dengan blog sebelum yg lain dateng.

Gw nggak yakin bakal pulang jam berapa malem ini. Untung minggu kemarin rem mobil udah gw benerin. Wkwkwk…

Ok, pembukaannya agak garing ya..
Tapi gini, tadi pagi ada murid di sekolah yang nanya ke gw sambil nunjukin disket verbatim yg dipake kira2 tahun 2000an.
Dia agak kaget waktu gw kasih tau kalo disket ini kapasitas memory nya cuma 1,44 MB. Terus dia dan seorang temennya ngebandingin dengan memory card hp mereka yg seukuran telunjuk, ukurannya 8 GB. Gw ketawa geli sambil ngasih tau kalo dulu, waktu pertama kali komputer ditemukan, untuk memory 1 MB aja, bentuknya lebih besar dari koper.
Dan karena mereka nggak percaya, akhirnya gw ajakin buka wikipedia dan beberapa sumber lain yang muncul dari google.
Well, akhirnya mereka percaya.
Padahal ya, gw pikir, pengetahuan umum model begini harusnya diajarin di kelas komputer kan ya? 😛 Wkwkwk..
Teknologi itu sangat menakutkan rupanya.
Bayangin baru sekitar 10 tahunan, disket udah nggak dikenal sama anak jaman sekarang?

 

Tapi tau nggak apa lagi jenis teknologi yang menyeramkan?
Jawabannya adalah internet….!

Kenapa gw bilang menakutkan?
Inget kan jaman dulu, orang2 belajar dan cari ilmu dari buku, kamus dan ensiklopedia?
Internet ditemukan (dibentuk) oleh DepHan AS pada tahun 1969 dalam bentuk ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). Baru pada 1982, istilah internet digunakan. Leonard Kleinrock adalah orang yang berjasa dibalik pengembangan jaringan komputer sehingga dia lah yang menanggung sebutan “Bapak Internet.”
Sedangkan internet masuk ke Indonesia sekitar tahun 1990an.
Sejak saat itu, perkembangan teknologi informasi berkembang sangat pesat. Begitu juga dengan perangkat hard ware dan soft ware nya. Kita nggak bisa lagi menghitung secara gamblang berapa banyak jenis dan hardware dan software yang ada, dan untuk perangkat apa saja… 😀

Dampak negatif lainnya dari internet, teknologi dan ‘gadget’ adalah yang sedang gw lakukan ini.
Lagi ngumpul sama temen malah autis sndirian di depan laptop…? Bukannya ngobrol langsung sama yang di depan muka, malah mencari ‘kenyamanan’ di dunia maya. LOL
Faktanya, hampir 90% remaja saat ini terkena syndrome “social media”…

Mengutip kata2nya Bang Einstein, “I fear the day that technology will surpass our human interaction. The world will have a generation of idiots.”
Atau dalam bahasa Indonesia artinya, “Aku takut suatu hari teknologi akan melampaui interaksi antar manusia. Dunia kemudian akan memiliki generasi idiot.”
Which is becoming true, and it’s happening now!!

Advertisements

About BrokenInfinity8

There's no 'forever'... The infinite is already broken. View all posts by BrokenInfinity8

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: