Katanya… Butuh Perhatian Lebih

Selamat malam, good evening…

Gw udah lama ya nggak posting blog… (Tiap nge-post sesuatu, pasti pembukaannya pake itu)
Malam ini gw menyadari gw udah kelamaan nggak buka blog, sampe ada 2 komen dari temen baru yang lama gw respon.
Well, semua orang punya kesibukan masing2 yang entah kenapa kalau dirasain, rasanya makin brengsek…!
Jadi, lupain aja semua itu… Mumpung ada kesempatan, mari bicara…

Pernah nggak sih kalian punya temen yang maunya diperhatiin terus?
Atau kalian ngerasa temen kalian ini terlalu sensitif dan perasa terhadap apapun yang kalian kerjakan??
Istri bukan, pacar bukan, tapi ngaturnya…. heboh banget.
Mungkin nggak sih itu adalah salah satu penyakit psikologi??
Jawabannya bisa iya, bisa nggak…
Tapi, lebih cenderung ke iya… 😛

Kenapa gw bilang iya…? Karena perasaan sensitif seseorang yg terlalu berlebihan juga bisa menyebabkan depresi!
Wow…
Depresi ini datang dalam banyak bentuk, bro dan sis…
Wajib kita waspadai…

Mungkin kita kurang mendengarkan masalah temen kita itu… Atau mungkin justru kita awalnya terlalu memanjakan dia, sampe doi ini bertindak berlebihan…

Lah, terus gimana caranya supaya bisa mendengarkan, tapi juga jaga jarak?
Well, guys… semua ada waktunya. Semua itu cuma masalah timing yang pas…
Semua orang punya masalah yang beda satu sama lain, dan orang nggak punya hak untuk minta diperhatikan hanya karena dia merasa masalahnya paling susah, atau hidupnya sudah terlanjur berat…
Bunuh diri itu adalah pilihan yang siap di depan mata, kalau dia memang sudah merasa kesulitan dengan kehidupannya itu.. Itupun kalau dia berani mengambil short cut… Tapi, kenyataan kalau dia sukanya curhat di sana sini supaya dapat perhatian, itu tandanya dia bukan orang yg berani mengambil keputusan. Cuma males aja untuk berbuat sesuatu… Andalannya cuma ngomong sana sini minta dikasihani..

Cara yang paling tepat untuk ngambil sikap sama orang kayak begini ini adalah harus tega, tegas dan tanggap!
Kenapa tega?
Karena kalau lo nggak tega, lo pasti akan ngerasa kasian lagi sama omongannya, alasannya (yg bisa jadi cuma dibuat2), dll…
Kenapa tegas?
Lo mau kan hidup lo tenang?? nggak mau diganggu terus2an sama masalah dia?? nah, lo harus tegas mengutarakan keinginan lo, misalnya kalau curhat cuma kalau face to face, sebisa mungkin lo sediain waktu seminggu sekali untuk denger dia curhat, dll…
Kenapa tanggap??
Lo harus lebih pintar baca situasi. Jadi orang yg dicurhatin jg gak bisa asal jawab kasih solusi, lo juga harus ngerti gmn harus berbuat di setiap kondisi yg dia curhatin. Kasih jawaban yang sesimple mungkin supaya dia bisa ngerti.
Asal lo tau, psikiater atau psikolog itu kerjanya dibayar untuk dengerin orang curhat…
Bukan berarti temen lo yg ‘over’ itu harus diduitin, tapi gmn caranya kita untuk respect dan perhatian secukupnya khusus bagi orang2 yg menuntut lebih…

Gw yakin lo jg pasti nggak mau kan kalo lagi pdkt sm orang yg lo suka, trus doi nempel2 terus sama lo sampe pdkt gagal??
Hahahaha…
Good luck untuk mencoba menata hubungan jadi lebih baik lagi!! 😀

Advertisements

About BrokenInfinity8

There's no 'forever'... The infinite is already broken. View all posts by BrokenInfinity8

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: