Relationship with Someone’s Heart

Beberapa hari gw absent ngepost blog, kangen juga ternyata… Nggak nyangka gw.

Malam ini, gw mau jadi laki-laki galau..
(Gw bisa terima dengan sebutan galau, tapi nggak dengan kata “cowok”… Rasanya udah makin jadi ambigu)

Kemarin nya gw ngerasa nggak nyaman lihat berita belakangan ini. Isinya caleg, koalisi, mukernas, dsb.
Infotainment pun begitu.. Artis jadi caleg, stress, masuk rumah sakit jiwa.
Film nggak ada yang bagus, paling sinetron bersambung yang bikin gw nggak napsu, karena makin ke sini makin nggak ngerti jalan ceritanya..

Baik, akan gw mulai sekarang.
Beberapa hari yang lalu, temen gw ada yang baru aja putus cinta.
I can relate to her problem, and I’m sure some of you can feel the same too.

Buat gw, dalam menjalani sebuah hubungan, yang paling sakit adalah saat rasa sayang dan segalanya (rindu, cinta, cemburu, dll) sampai pada titik tertentu dan berubah menjadi “tidak peduli”.
Bener dong, kadang dalam suatu hubungan, kita harus memaklumi beberapa sifat atau kebiasaan pasangan kita, yang mungkin sebelumnya kita nggak tahu.
Terus, ada kebiasaan-kebiasaan baru yang kita jalani dengan ‘maklum’ karena status itu..
Misalnya… Dalam hati kita bilang, “Ya ampun, sayang… makan kamu banyak banget,” tapi nggak mungkin dong kita tega-tegaan ngomong begitu ke pasangan? Jadi, yang kita lakukan untuk memaklumi orang yang kita sayang itu cuma memberi sedikit kata sabar dalam pikiran.

Tapi, apa itu bisa selamanya begitu?
Belum tentu setelah pacaran setahun atau dua tahun, kita akan tahu semua kebiasaan pasangan kita.
Makanya gw suka geli kalau denger orang curhat (termasuk temen gw ini), terus bilang, “Gw tau banget kok dia orangnya gimana…”
That’s bullshit man… Nggak ada orang yang selalu sama. Nggak ada!
Banyak kejadian orang baru tahu pasangannya suka pukul atau punya kebiasaan buruk lainnya malah setelah mereka menikah.
Jadi hal yang lumrah mungkin kita akan terus dan terus mencoba memaklumi dan menerima pasangan kita apa adanya. Tapi, bukan berarti bisa begitu terus. Kesabaran orang juga ada habisnya…

Pasangan kita berubah, kita juga nggak bisa terus jadi orang yang sama.

Pilihannya:
Tetap jadi orang yang sama dan merelakan pasangan kita menjadi orang lain,
Atau, ikut berubah; entah berubah untuk mempertahankan orang yang kita sayang, atau berubah menjadi diri kita yang baru..
Semua pilihan ada konsekuensi nya. Tapi, bukan hidup namanya kalau tanpa pilihan. Yang hidup aja boleh memilih mati kok.

Semakin banyak hal yang tidak kita sukai dari pasangan muncul, seharusnya kita juga semakin mempertimbangkan hubungan itu.
Apa bisa berjalan ke arah yang lebih baik atau tidak.
Karena, mungkin aja, sebuah hubungan bisa dimulai dengan rasa “sama-sama suka” tapi, pada akhirnya lo atau pasangan lo, atau malah kalian berdua yang akan berubah. Menjadi orang yang berbeda.

“Everyone who says hello, will one day say goodbye. Sometimes without warning or giving a reason why.”

Gw nggak ngerti,
tapi menurut gw, kemungkinan ‘titik jenuh’ dalam suatu hubungan ada kaitannya dengan masalah “berubah” ini..

Kita bebas berubah menjadi apa yang kita mau, selama kita nggak memaksa orang lain di sekitar kita ikut berubah menjadi robot yang cuma nurut ngikutin perintah.

Berubah sejalan dengan pasangan, atau berbeda.

Itu pilihan.

Kalaupun berbeda, mungkin sebenarnya juga bukan karena dua orang itu saling membenci, namun hanya tidak bisa bersama. 

Hal yang paling pertama yang harus lo lakukan adalah selalu berusaha jadi diri lo sendiri, selanjutnya, lo cuma harus jujur dengan apa yang lo mau. 
Jangan lupa berkomunikasi, karena nggak semua orang ngerti siapa lo.
Atau, kalaupun ngerti, nggak selamanya “lo itu diri lo sendiri…”
Kadang, kita punya alter ego yang butuh untuk keluar..

 

“Karena untuk mencintai seseorang, bukan hanya dia, tapi hatinya,
kita perlu bisa mencintai diri kita sendiri.”
~K. 

“Isn’t it funny how day by day nothing changes, but when you look back, everything is different.” ~C.S. Lewis

Advertisements

About BrokenInfinity8

There's no 'forever'... The infinite is already broken. View all posts by BrokenInfinity8

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: